Januari 31, 2012

Cara Pengisian Refrigeran

Pengisian refrigeran dapat dilakukan dengan 2 cara :


  1. Pengisian refrigeran dalam bentuk cair
  2. Pengisian refrigeran dalam bentuk uap


Hal-hal yang Dilakukan Sebelum Pengisian Refrigeran


  1. Lakukan Pemvakuman
Sebelum pengisian refrigeran, pastikan dalam sistem pendingin baik AC maupun Kulkas [refrigerator] dalam keadaan vacuum yaitu keadaan dimana tidak ada udara maupun uap air di dalam sistem, dengan cara menurunkan tekanan hingga di bawah 1 atm, menggunakan Vacuum Pump.
Cara-cara Pemvakuman, baca selengkapnya

2. Pastikan Rangkaian sistem baik pemipaan atau yang lainnya masih terpasang dengan benar, dan pasang manifold gauge dengan ketentuan sebagai berikut
  • Selang masih terpasang dengan manifold gauge warna merah ke nipel tekanan tinggi,
  • Selang warna biru ke nipel tekanan rendah 
  • Selang warna hijau ke tangki refrigeran atau alat pengisi, dan katup tabung masih dalam keadaan tertutup.
3. Pastikan refrigeran yang akan digunakan mencukupi
4. Untuk menghindari kecelakaan pastikan yang berada disekitar mesin pendingin hanyalah alat yang dibutuhkan saja

Pengisian Refrigerant dalam bentuk cair :


 Gambar 1. Posisi tabung saat pengisian refrigeran fasa cair
  • Pastikan sistem dalam keadaan OFF
  • Balikkan tabung refrigeran menghadap kebawah agar isi refrigeran yang keluar dalam bentuk cair
  • Pasang manifold dan tabung refrigeran pada katup servis pada bagian tekanan rendah [masuk kompresor]
  • Buka katup tekanan tinggi yang berwarna merah, dan tutup katup tekanan rendah yang berwarna biru
  • Pastikan katup sevis dalam keadaan katup middle 
  • Periksa kaca pengintai sampai aliran refrigerant berhenti mengalir dan tutup keran.
  • Amati kedua pengukur tekanan, tekanan tinggi maupun tekanan rendah. Keduanya harus menunjukkan tekanan yang sama [dalam keadaan OFF]
Pengisian Refrigerant dalam bentuk uap :
  • Baliklah tabung refrigerant menghadap keatas agar isi refrigerant keluar dalam bentuk gas.


Gambar 2. Posisi tabung refrigeran saat pengisian refrigeran fasa uap
  • Operasikan mesin dan biarkan beberapa menit untuk mencapai steady state.
  • Hidupkan switch AC, dan amati pengukur tekanan manifold gauge tanda merah harus terlihat pada tekanan tinggi dan tanda biru pada tekanan rendah tetapi tidak dibawah 1 atm.
  • Pasang manifold dan tabung refrigeran pada katup servis bagian tekanan tinggi [keluaran kompresor]
  • Pastikan katup sevis dalam keadaan katup middle
  • Buka katup berwana biru [katup tekanan rendah], dan tutup katup berwarna merah [tekanan tinggi], buka sedikit demi sedikit katup manifold gauge warna biru [besar kecilnya  pembukaan akan mempengaruhi jumlah refrigerant yang mengalir dalam sistem].
    
Setelah posisi tabung dan pemasangan manifold, dan tabung refrigeran pada kedua proses di atas lakukan hal berikut ini :
  • Buka perlahan katup pada tabung refrigeran, amati tekanan yang sesuai dengan ketentuan refrigeran yang digunakan, atau perhatikan maksimal ampere pada name plate kompresor, jika tekanan atau ampere sudah menunjukan pada angka yang sesuai kapasitas maka tutup katup tabung refrigeran
  • Tutup katup manifold gauge, dan baca alat ukur tekanan rendah dan tekanan tinggi yang sesuai dengan kapasitas refrigeran
  • Putar katup servis dalam keadaan back seated
  • Amati kedua pengukur tekanan, tekanan tinggi maupun tekanan rendah. Keduanya harus menunjukkan tekanan yang sama [dalam keadaan mati]
  • Amati sight glass dan bila jumlah gelembung menjadi semakin sedikit dan lembut menunjukkan bahwa pengisian sudah cukup, atau agar tidak terjadi kelebihan refrigeran, nyalakan sistem, lihat Ampere pada name plat kompressor misalnya 2 Ampere, jika ampere meter menunjukan 2 A tutup katup pada tabung refrigeran.
Hati-hati terhadap sumber listrik, menggunakan manifold-gauge agar aman, dan menghindari kelebihan refrigeran. Selamat Mencoba. Semoga Berhasil.

Januari 30, 2012

Cara Pemvakuman Pada Sistem Pendingin


Tujuan Pemvakuman pada sistem pendingin (AC atau Kulkas) adalah mengkosongkan sistem dari udara dan uap air, 
dengan cara menurunkan tekanan dalam sistem hingga dibawah 1 atm. Alat yang dgunakan adalah Vacuum Pump. 
Setelah pemvakuman sistem pun dapat dicek kebocorannya. 
 Alat Vacum Pump :


Langkah-langkahnya sebagai berikut :
1. Pastikan katup manifold gauge dalam keadaan menutup
2. Lakukam pemasangan Manifold Gauge ke kompresor dengan membuka katup service pada kompresor dengan bukaan katup dalam keadaan middle


  • Selang merah ke nipel tekanan tinggi
  • Selang biru ke nipel tekanan rendah 
  • Selang hijau ke pompa vakum

    Gambar. Pemasangan Vacuum Pump pada Kompresor

    3. Buka salah satu katup manifold dan operasikan pompa vakum

    4. Perhatikan skala pada Vacuum gauge, hingga menunjukkan angka +/- 600 mmHg ( 23,62 inHg; 80 kPa) 

    5. Buka katup manifold yang lain agar vakum bekerja dari dua sisi agar kerja vacuum pump lebih efisien

    6. Perhatikan kembali skala pada Vacuum gauge dan pastikan sistem telah bersih dari udara maupun uap air, dengan angka penunjuk berada pada angka 750 mmHg ( 29,53 in Hg; 99,98 kPa ) atau dibawah 1 atm

    7. Biarkan Vacuum pump tetap beroperasi kurang lebih selama 30 menit, agar membantu proses penguapan air di dalam sistem secara sempurna
         
    8. Tutup kedua katup manifold 

    9. Matikan pompa vakum

    Cek Kebocoran Setelah Pemvakuman

    1. Setelah pemvakuman, amati skala pressure gauge pada sistem kurang lebih 15 menit 

    2. Bila terjadi kenaikan tekanan pada pressure gauge maka dalam sistem pendingin masih terjadi kebocoran, karena udara dari luar sistem dengan tekanan lebih tinggi masuk ke dalam sistem

    3. Cari kebocoran dengan alat deteksi kebocoran atau dengan metoda mencari kebocoran, kebocoran  biasanya dibagian sambungan-sambungan nut, atau hasil las.


    Oktober 21, 2011

    Air Blast Freezer

    Banyak Macam-macam Freezer, diantaranya Air Blast Freezer. Silakan baca sendiri ya penjelasannya (maaf belum saya translate) :) selamat belajar. Let's Share!

    Oktober 20, 2011

    [FAQ] Solusi Cipratan Air pada AC

    Pertanyaan :
    Kasus I
    Bagaimana solusinya jika AC  menyimpratkan air dari Indoor?
    Kondisi : tekanan Freon normal pada 60 Psi, Evaporator dan Kondenser sudah dibersihkan, semua drainase normal.
    Kasus 2
    Apa sebabnya jika pada AC Central air menetes dari lubang disfuser dan ini terjadi di saat musim hujan ketika temperatur lebih dingin di saat musim panas?
    Kondisi : Unit AC normal di tekanan Freon dan Ampere Kompresor , Evaporator dan Kondensor tanpa kotoran.

    Jawaban 
    Kasus I : 
    1. Kondensasi terjadi jika Temperatur supply air < Temperatur dew point, desainer AC yang baik mendesain kondisi psikrometrik udara sesuai perhitungan cooling load yg benar agar Temperatur dew point < Temp. supply air di segala musim.
    2. Karena Evaporator dan Kondensor sudah bersih sehinnga kemungkinan bukan karena kotoran di dua komponen tersebut. Kejadian seperti ini tidak jarang dialami, bahkan pada AC baru, coba tekanan suction nya dinaikan (ditambah refrigerant), sekitar 5 psi, masih batas aman bagi R22
     Kasus II : 
    1.  Kemungkinan kondisi insulasinya terkelupas atau sobek
    2. Kemungkinan di saluran udara (ducting) terjadi kebocoran, cek flowrate dan static press. Coba pastikan udara di tiap-tiap outlet sudah sesuai dengan desain.

    [FAQ] Permasalahan Fan Indoor dan Fan Outdoor AC

    Pertanyaan : Ketika AC dinyalakan,
    Fan outdor bekerja bersamaan dengan kompresor atau bersamaan dengan fan indoor?
    Bermasalah ketika AC dinyalakan, beberapa menit kemudian fuse di stop kontak putus/mati.

    Jawaban:
    1. Fan outdoor beroperasi bersamaan dengan kompressor, Fuse di stop kontak biasanya 13 Ampere. Apabila putus kemungkinan arus yang melaluinya lebih dari 13 Amper. AC 2 pk ke atas disarankan jangan melalui stop kontak langsungke MCB.

    2. Biasanya AC fan indoor terlebih dahulu beroperasi, setelah beberapa detik fan outdor beroperasi

    Januari 31, 2012

    Cara Pengisian Refrigeran

    Pengisian refrigeran dapat dilakukan dengan 2 cara :


    1. Pengisian refrigeran dalam bentuk cair
    2. Pengisian refrigeran dalam bentuk uap


    Hal-hal yang Dilakukan Sebelum Pengisian Refrigeran


    1. Lakukan Pemvakuman
    Sebelum pengisian refrigeran, pastikan dalam sistem pendingin baik AC maupun Kulkas [refrigerator] dalam keadaan vacuum yaitu keadaan dimana tidak ada udara maupun uap air di dalam sistem, dengan cara menurunkan tekanan hingga di bawah 1 atm, menggunakan Vacuum Pump.
    Cara-cara Pemvakuman, baca selengkapnya

    2. Pastikan Rangkaian sistem baik pemipaan atau yang lainnya masih terpasang dengan benar, dan pasang manifold gauge dengan ketentuan sebagai berikut
    • Selang masih terpasang dengan manifold gauge warna merah ke nipel tekanan tinggi,
    • Selang warna biru ke nipel tekanan rendah 
    • Selang warna hijau ke tangki refrigeran atau alat pengisi, dan katup tabung masih dalam keadaan tertutup.
    3. Pastikan refrigeran yang akan digunakan mencukupi
    4. Untuk menghindari kecelakaan pastikan yang berada disekitar mesin pendingin hanyalah alat yang dibutuhkan saja

    Pengisian Refrigerant dalam bentuk cair :


     Gambar 1. Posisi tabung saat pengisian refrigeran fasa cair
    • Pastikan sistem dalam keadaan OFF
    • Balikkan tabung refrigeran menghadap kebawah agar isi refrigeran yang keluar dalam bentuk cair
    • Pasang manifold dan tabung refrigeran pada katup servis pada bagian tekanan rendah [masuk kompresor]
    • Buka katup tekanan tinggi yang berwarna merah, dan tutup katup tekanan rendah yang berwarna biru
    • Pastikan katup sevis dalam keadaan katup middle 
    • Periksa kaca pengintai sampai aliran refrigerant berhenti mengalir dan tutup keran.
    • Amati kedua pengukur tekanan, tekanan tinggi maupun tekanan rendah. Keduanya harus menunjukkan tekanan yang sama [dalam keadaan OFF]
    Pengisian Refrigerant dalam bentuk uap :
    • Baliklah tabung refrigerant menghadap keatas agar isi refrigerant keluar dalam bentuk gas.


    Gambar 2. Posisi tabung refrigeran saat pengisian refrigeran fasa uap
    • Operasikan mesin dan biarkan beberapa menit untuk mencapai steady state.
    • Hidupkan switch AC, dan amati pengukur tekanan manifold gauge tanda merah harus terlihat pada tekanan tinggi dan tanda biru pada tekanan rendah tetapi tidak dibawah 1 atm.
    • Pasang manifold dan tabung refrigeran pada katup servis bagian tekanan tinggi [keluaran kompresor]
    • Pastikan katup sevis dalam keadaan katup middle
    • Buka katup berwana biru [katup tekanan rendah], dan tutup katup berwarna merah [tekanan tinggi], buka sedikit demi sedikit katup manifold gauge warna biru [besar kecilnya  pembukaan akan mempengaruhi jumlah refrigerant yang mengalir dalam sistem].
        
    Setelah posisi tabung dan pemasangan manifold, dan tabung refrigeran pada kedua proses di atas lakukan hal berikut ini :
    • Buka perlahan katup pada tabung refrigeran, amati tekanan yang sesuai dengan ketentuan refrigeran yang digunakan, atau perhatikan maksimal ampere pada name plate kompresor, jika tekanan atau ampere sudah menunjukan pada angka yang sesuai kapasitas maka tutup katup tabung refrigeran
    • Tutup katup manifold gauge, dan baca alat ukur tekanan rendah dan tekanan tinggi yang sesuai dengan kapasitas refrigeran
    • Putar katup servis dalam keadaan back seated
    • Amati kedua pengukur tekanan, tekanan tinggi maupun tekanan rendah. Keduanya harus menunjukkan tekanan yang sama [dalam keadaan mati]
    • Amati sight glass dan bila jumlah gelembung menjadi semakin sedikit dan lembut menunjukkan bahwa pengisian sudah cukup, atau agar tidak terjadi kelebihan refrigeran, nyalakan sistem, lihat Ampere pada name plat kompressor misalnya 2 Ampere, jika ampere meter menunjukan 2 A tutup katup pada tabung refrigeran.
    Hati-hati terhadap sumber listrik, menggunakan manifold-gauge agar aman, dan menghindari kelebihan refrigeran. Selamat Mencoba. Semoga Berhasil.

    Januari 30, 2012

    Cara Pemvakuman Pada Sistem Pendingin


    Tujuan Pemvakuman pada sistem pendingin (AC atau Kulkas) adalah mengkosongkan sistem dari udara dan uap air, 
    dengan cara menurunkan tekanan dalam sistem hingga dibawah 1 atm. Alat yang dgunakan adalah Vacuum Pump. 
    Setelah pemvakuman sistem pun dapat dicek kebocorannya. 
     Alat Vacum Pump :


    Langkah-langkahnya sebagai berikut :
    1. Pastikan katup manifold gauge dalam keadaan menutup
    2. Lakukam pemasangan Manifold Gauge ke kompresor dengan membuka katup service pada kompresor dengan bukaan katup dalam keadaan middle


    • Selang merah ke nipel tekanan tinggi
    • Selang biru ke nipel tekanan rendah 
    • Selang hijau ke pompa vakum

      Gambar. Pemasangan Vacuum Pump pada Kompresor

      3. Buka salah satu katup manifold dan operasikan pompa vakum

      4. Perhatikan skala pada Vacuum gauge, hingga menunjukkan angka +/- 600 mmHg ( 23,62 inHg; 80 kPa) 

      5. Buka katup manifold yang lain agar vakum bekerja dari dua sisi agar kerja vacuum pump lebih efisien

      6. Perhatikan kembali skala pada Vacuum gauge dan pastikan sistem telah bersih dari udara maupun uap air, dengan angka penunjuk berada pada angka 750 mmHg ( 29,53 in Hg; 99,98 kPa ) atau dibawah 1 atm

      7. Biarkan Vacuum pump tetap beroperasi kurang lebih selama 30 menit, agar membantu proses penguapan air di dalam sistem secara sempurna
           
      8. Tutup kedua katup manifold 

      9. Matikan pompa vakum

      Cek Kebocoran Setelah Pemvakuman

      1. Setelah pemvakuman, amati skala pressure gauge pada sistem kurang lebih 15 menit 

      2. Bila terjadi kenaikan tekanan pada pressure gauge maka dalam sistem pendingin masih terjadi kebocoran, karena udara dari luar sistem dengan tekanan lebih tinggi masuk ke dalam sistem

      3. Cari kebocoran dengan alat deteksi kebocoran atau dengan metoda mencari kebocoran, kebocoran  biasanya dibagian sambungan-sambungan nut, atau hasil las.


      Oktober 21, 2011

      Air Blast Freezer

      Banyak Macam-macam Freezer, diantaranya Air Blast Freezer. Silakan baca sendiri ya penjelasannya (maaf belum saya translate) :) selamat belajar. Let's Share!

      Oktober 20, 2011

      [FAQ] Solusi Cipratan Air pada AC

      Pertanyaan :
      Kasus I
      Bagaimana solusinya jika AC  menyimpratkan air dari Indoor?
      Kondisi : tekanan Freon normal pada 60 Psi, Evaporator dan Kondenser sudah dibersihkan, semua drainase normal.
      Kasus 2
      Apa sebabnya jika pada AC Central air menetes dari lubang disfuser dan ini terjadi di saat musim hujan ketika temperatur lebih dingin di saat musim panas?
      Kondisi : Unit AC normal di tekanan Freon dan Ampere Kompresor , Evaporator dan Kondensor tanpa kotoran.

      Jawaban 
      Kasus I : 
      1. Kondensasi terjadi jika Temperatur supply air < Temperatur dew point, desainer AC yang baik mendesain kondisi psikrometrik udara sesuai perhitungan cooling load yg benar agar Temperatur dew point < Temp. supply air di segala musim.
      2. Karena Evaporator dan Kondensor sudah bersih sehinnga kemungkinan bukan karena kotoran di dua komponen tersebut. Kejadian seperti ini tidak jarang dialami, bahkan pada AC baru, coba tekanan suction nya dinaikan (ditambah refrigerant), sekitar 5 psi, masih batas aman bagi R22
       Kasus II : 
      1.  Kemungkinan kondisi insulasinya terkelupas atau sobek
      2. Kemungkinan di saluran udara (ducting) terjadi kebocoran, cek flowrate dan static press. Coba pastikan udara di tiap-tiap outlet sudah sesuai dengan desain.

      [FAQ] Permasalahan Fan Indoor dan Fan Outdoor AC

      Pertanyaan : Ketika AC dinyalakan,
      Fan outdor bekerja bersamaan dengan kompresor atau bersamaan dengan fan indoor?
      Bermasalah ketika AC dinyalakan, beberapa menit kemudian fuse di stop kontak putus/mati.

      Jawaban:
      1. Fan outdoor beroperasi bersamaan dengan kompressor, Fuse di stop kontak biasanya 13 Ampere. Apabila putus kemungkinan arus yang melaluinya lebih dari 13 Amper. AC 2 pk ke atas disarankan jangan melalui stop kontak langsungke MCB.

      2. Biasanya AC fan indoor terlebih dahulu beroperasi, setelah beberapa detik fan outdor beroperasi